topbella
Showing posts with label KOLEKSI IKTIBAR KASIH. Show all posts
Showing posts with label KOLEKSI IKTIBAR KASIH. Show all posts

Wednesday, September 14, 2011

Hati seorang suami....

Lihatlah jauh ke hadapan...
pasti di sana ada cahaya yang kau harapkan...
lihatlah jauh ke tengah lautan,
pasti di sana kau kan dapati ada satu garisan,
tautan hati antara dua insan,
dengan kasih sayang...rahmat Tuhan.
...........................................................

Pernah di Rumah Amalia seorang Ibu bertutur tentang ketulusan hati suaminya. Kehidupannya selama ini dikatakan mengalir dengan mudah. Dirinya bekerja diperusahaan swasta nasional yang bonafit dengan posisi jabatan yang cukup lumayan karena posisi inilah ia sering melakukan perjalanan keluar kota.

Dalam setiap bulan bisa dua atau tiga kali penerbangan dan setiap bepergian bisa tiga hari. Praktis suami dan anak ditinggalkannya sehingga bagi suami dan anaknya tidak pernah mempermasalahkan aktifitas kerjanya. Selama lima tahun perkawinan, ia hampir tidak pernah melayani suami dengan menyediakan air putih atau teh hangat, mempersiapkan baju kerja suami namun suaminya tidak pernah memprotes, dia terbiasa menyiapkan semuanya sendiri.

Kesabaran & pengertian suami inilah yang malah membuat ia semakin seenaknya. Setiap minggu senantiasa menunjukkan agenda kegiatannya yang padat dan meminta suami mengurus segala keperluan rumah tangga, pernah ia ditegur oleh suami, 'Mama kalo nyuruh ama ayah kok kayak nyuruh ama bawahan ya?' Terkadang teguran suami dianggap sebagai usaha menghalangi kariernya. Sampai ia pernah mengatakan. 'Saya sudah terbiasa mandiri, tidak ada suami, saya juga bisa hidup sendiri.' Mendengar apa yang diucapkan istri, suaminya malah meminta maaf bila kata-kata yang diucapkannya salah. begitulah suaminya dipenuhi dengan kesabaran & pengertian.

Kemudian pada suatu hari ibu itu mengalami musibah terjatuh ketika berada di kantor disaat sedang berlari, sampai tulangnya patah. Sampai dirinya segera dibawa ke Rumah Sakit. Kondisis membuatnya tidak bisa bergerak, hanya terbaring lemah. Kakinya terasa sakit yang sangat luar biasa bila digunakan untuk menggeser sedikit aja. Disaat kondisi seperti inilah ia mendapatkan tamparan atas kesombongannya selama ini. Suaminya dengan penuh kesabaran membantunya, terutama ketika BAB ditempat tidur. Sehari di rumah ia masih sombong an selalu mengeluh namun suami tidak berkata apapun. Dengan sabar sang suami memandikan, memijat punggung dan membesarkan hati istrinya. Air mata sang ibu mengalir, saya mendengarkannya. Sementara suami duduk disampingnya dan memangku sang buah hati.

Terlihat rintik hujan membasahi jalanan. DI Rumah Amalia terlihat anak-anak sedang berlarian. Ibu melanjutkan kisahnya, Pernah suatu ketika ia begitu sangat ingin buang air besar, ia memaksa pergi ke kamar mandi, suaminya melarang, malah membuatnya marah dan mengatakan bahwa suaminya tidak perlu membantu. Dengan angkuh ia merangkak ke kamar mandi dengan menahan rasa sakit berderai air mata, tiba-tba sebuah tangan merengkuh & memeluknya. Ia terkejut melihat suaminya meneteskan air mata. 'Ma, saya tidak akan pernah keberatan membantu mama sekalipun mama sudah tidak berdaya & maut menjemput sekalipun, ayah hanya berharap mama lebih sabar & ikhlas. Aku mohon ma, bersyukurlah karena hanya lutut yang cidera.'

Suaminya kemudian menggendongnya ke tempat tidur, mengambil pispot dan membantu BAB tanpa jijik. Sang istri menangis dan memohon ampun kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala, 'Ya Allah, ampunilah hambaMu ini yang tidak pernah mensyukuri apa yang telah Engkau anugerahkan kepadaku, Engkau berikan suami yang sabar & penuh pengertian serta anak yang lucu.' Disaat itulah ia menangis dibahu suaminya. 'Yah, maafkan mama ya..Bantu mama menjadi istri & ibu yang baik.' Sejak peristiwa itu telah membuat mata beliau terbuka betapa hati seorang suami betapa hangat penuh kasih sayang dan ikhlas. Anaknya yang masih kecil juga sudah mengerti apa yang sedang terjadi. Segera memeluk dan menciumi pipi mamanya.

Ujian & cobaan yang telah dilalui menyadarkan betapa Allah Maha Besar telah menganugerahkan kebahagiaan untuk dirinya, suami dan sang buah hatinya. Tiada henti sang ibu memanjatkan puji syukur kehadirat Allah karena telah diberikan suami yang penuh pengertian & anaknya yang manis serta lucu.

Wassalam,
M. Agus Syafii
....................................................
nota kasih:
bagus catatan ini sebagai peringatan..
ini aku kutip dari email..sahabat interaktif...
berlumba2lah kepada keampunan Allah, semoga beruntung di dunia dan di akhirat..amin
.....................
Salam Kasih Sayang"I like walking in the rain cause no one knows I am crying. InsyaAllah."

Sunday, May 29, 2011

Rindu kasih...


Sungguhnya rindu itu amat berat untuk ditanggung tatkala ubatnya berada `jauh`. Aku menahan rindu yang peritnya hanya tuhan yang tahu, kadang kala aku terasa ingin berputus-asa, tapi aku terfikir setelah aku melangkah sejauh ini patutkah aku berputus asa? Allah amat benci hambanya yang berputus-asa.

Aku harap nasihat aku ini sampai dan meresap kedalam yang lembut hatinya. Bagaimana harus aku yakinkan dia bahawa, dugaan ini hanya sebentar, tawar hanya seketika, belum pernah kesabaran itu memakan diri, kebanyakan orang tabah semuanya bahagia. Bagaimana harus menasihati bahawa hubungan itu adalah ranjau, yang kadang-kadang kita merasa benci, yang kadang-kadang kita merasa tawar, TAPI itulah yang menjadikan hubungan itu manis. Manakan dinilai bahagia itu tanpa dugaan disisi.

Kita hanya hambaNya yang lemah, aku telah melakukan kesilapan pada seseorang yang lembut hatinya. Tapi apa makna maaf tanpa melupakan? Bagaimana dianggap memaafkan sedangkan tidak melupakan. Itu bukan maaf bukan??? Kalau diingat akan melumpuhkan hati.

Wahai yang lembut hatinya, bagkitlah dari mimpi mainan syaitan yang berjanji akan memisahkan kedua anak adam dan menanamkan rasa benci diantara mereka agar mereka bermusuhan sesama sendiri. Menilai lah dengan mata keadilan, semua manusia layak diberi peluang berkali-kali, kerana sudah WAJIB menjadi sifat manusia itu untuk melakukan kesilapan, kenapa tidak diterima dan diberi peluang?

Sempurnakan kita untuk bertindak melebihi sifat tuhan itu?? Sedarlah setiap hari kita sentiasa diberi peluang oleh orang disekeliling kita. Janganlah menjadi seorang yang zalim dan kejam, besarkah kesalahan sehingga menghukum sedemikian rupa? Adakah kesalahan itu dibuat dengan sengaja, ketahuilah tiada seorang pun manusia di dunia ini yang mahu lukakan hati manusia lain.Melainkan kesilapan sebagai sifat wajib manusia yang lemah.

Jangan di buat alasan, kerna alasan itu menunjukkan kelemahan, alasan itu hanyalah alasan. Jangan berbohong kerana, tidak akan selamanya kita terlepas dengan berbohong. Allah menyifatkan orang yang berbohong itu munafik, tidak kira apa jua alasannya kecuali di dalam darurat kerana mempertahankan keimanan padaNya. Kembalilah wahai yang lembuat hatinya, pulanglah, kebahgiaan itu menantimu, hanya untuk hamba-hambaNya yang tabah. Kerana kebahagiaan itu SUATU KESABARAN.....

~salam kasih sayang

29.05.2011


.....................
Salam Kasih Sayang"I like walking in the rain cause no one knows I am crying. InsyaAllah."

Rindu Kesabaran dan kebahagiaan..

Rindu, Kesabaran, Kebahagiaan

Sungguhnya rindu itu amat berat untuk ditanggung tatkala ubatnya berada `jauh`. Aku menahan rindu yang peritnya hanya tuhan yang tahu, kadang kala aku terasa ingin berputus-asa, tapi aku terfikir setelah aku melangkah sejauh ini patutkah aku berputus asa? Allah amat benci hambanya yang berputus-asa.

Aku harap nasihat aku ini sampai dan meresap kedalam yang lembut hatinya. Bagaimana harus aku yakinkan dia bahawa, dugaan ini hanya sebentar, tawar hanya seketika, belum pernah kesabaran itu memakan diri, kebanyakan orang tabah semuanya bahagia. Bagaimana harus menasihati bahawa hubungan itu adalah ranjau, yang kadang-kadang kita merasa benci, yang kadang-kadang kita merasa tawar, TAPI itulah yang menjadikan hubungan itu manis. Manakan dinilai bahagia itu tanpa dugaan disisi.

Kita hanya hambaNya yang lemah, aku telah melakukan kesilapan pada seseorang yang lembut hatinya. Tapi apa makna maaf tanpa melupakan? Bagaimana dianggap memaafkan sedangkan tidak melupakan. Itu bukan maaf bukan??? Kalau diingat akan melumpuhkan hati.

Wahai yang lembut hatinya, bagkitlah dari mimpi mainan syaitan yang berjanji akan memisahkan kedua anak adam dan menanamkan rasa benci diantara mereka agar mereka bermusuhan sesama sendiri. Menilai lah dengan mata keadilan, semua manusia layak diberi peluang berkali-kali, kerana sudah WAJIB menjadi sifat manusia itu untuk melakukan kesilapan, kenapa tidak diterima dan diberi peluang?

Sempurnakan kita untuk bertindak melebihi sifat tuhan itu?? Sedarlah setiap hari kita sentiasa diberi peluang oleh orang disekeliling kita. Janganlah menjadi seorang yang zalim dan kejam, besarkah kesalahan sehingga menghukum sedemikian rupa? Adakah kesalahan itu dibuat dengan sengaja, ketahuilah tiada seorang pun manusia di dunia ini yang mahu lukakan hati manusia lain.Melainkan kesilapan sebagai sifat wajib manusia yang lemah.

Jangan di buat alasan, kerna alasan itu menunjukkan kelemahan, alasan itu hanyalah alasan. Jangan berbohong kerana, tidak akan selamanya kita terlepas dengan berbohong. Allah menyifatkan orang yang berbohong itu munafik, tidak kira apa jua alasannya kecuali di dalam darurat kerana mempertahankan keimanan padaNya. Kembalilah wahai yang lembuat hatinya, pulanglah, kebahgiaan itu menantimu, hanya untuk hamba-hambaNya yang tabah. Kerana kebahagiaan itu SUATU KESABARAN.....

~salam kasih sayang
29.05.2011
.....................
nota kasih:

Terima kasih wahai Allah... kerana memberiku rindu itu...terima kasih wahai Allah kerana mentakdirkan jalan hidupku begini dan begitu, terima kasih wahai Allah kerana memberiku tahu tentang semua rindu itu...terima kasih wahai Allah kerana aku tenggelam dalam rindu itu....
nikmatnya dan bahagianya aku dalam rindu itu.....

.............................................
Salam Kasih Sayang"I like walking in the rain cause no one knows I am crying. InsyaAllah."

Monday, September 27, 2010

Bukti wujudnya Tuhan


Salam mawaddah...
smoga cerita ini dapat memupukkan iman dan saling kita ingat memperingatkan sesama muslim..

................................................................
bukti kewujudan tuhan
kyai=org yg warak/alim

Ada seorang pemuda yang lama sekolah di negeri paman Sam kembali ke tanah air. Sesampainya dirumah ia meminta kepada orang tuanya untuk mencari seorang Guru agama, kiai atau siapapun yang bisa menjawab 3 pertanyaannya. Akhirnya Orang tua pemuda itu mendapatkan orang tersebut.

Pemuda: Anda siapa? Dan apakah bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan saya?
Kyai: Saya hamba Allah dan dengan izin-Nya saya akan menjawab pertanyaan anda
Pemuda: Anda yakin? sedang Profesor dan banyak orang pintar saja tidak mampu menjawab pertanyaan saya.
Kyai: Saya akan mencoba sejauh kemampuan saya
Pemuda: Saya punya 3 buah pertanyaan

1) Kalau memang Tuhan itu ada, tunjukan wujud Tuhan kepada saya
2) Apakah yang dinamakan takdir
3) Kalau syetan diciptakan dari api kenapa dimasukan ke neraka yang dibuat dari api,tentu tidak menyakitkan buat syetan Sebab mereka memiliki unsur yang sama. Apakah Tuhan tidak pernah berfikir sejauh itu?

Tiba-tiba Kyai tersebut menampar pipi si Pemuda dengan keras.
Pemuda (sambil menahan sakit): Kenapa anda marah kepada saya?
Kyai: Saya tidak marah...Tamparan itu adalah jawaban saya atas 3 buah pertanyaan yang anda ajukan kepada saya
Pemuda: Saya sungguh-sungguh tidak mengerti
Kyai: Bagaimana rasanya tamparan saya?
Pemuda: Tentu saja saya merasakan sakit
Kyai: Jadi anda percaya bahwa sakit itu ada?
Pemuda: Ya
Kyai: Tunjukan pada saya wujud sakit itu !
Pemuda: Saya tidak bisa
Kyai: Itulah jawaban pertanyaan pertama: kita semua merasakan keberadaan Tuhan tanpa mampu melihat wujudnya.
Kyai: Apakah tadi malam anda bermimpi akan ditampar oleh saya?
Pemuda: Tidak

Kyai: Apakah pernah terpikir oleh anda akan menerima sebuah tamparan dari saya hari ini?
Pemuda: Tidak
Kyai: Itulah yang dinamakan Takdir
Kyai: Terbuat dari apa tangan yang saya gunakan untuk menampar anda?
Pemuda: kulit
Kyai: Terbuat dari apa pipi anda?
Pemuda: kulit
Kyai: Bagaimana rasanya tamparan saya?
Pemuda: sakit
Kyai: Walaupun Syeitan terbuat dari api dan Neraka terbuat dari api, Jika Tuhan berkehendak maka Neraka akan Menjadi tempat menyakitkan untuk syeitan.

~salam kasih anda..
..............................
nota kasih:
ya semoga mendapat manfaat untuk menambah keimanan kepada Allah..amin

.................
ku turuti keinginanku,
ternyata ia memperhambakan ku,
sekiranya aku menerima apa adanya,
tentulah aku menjadi org yg merdeka.

Thursday, May 13, 2010

Nilai keikhlasan.


*NiLaI KeIkHLaSaN*

*Seorang wanita dan kekasihnya bernikah dan acara pernikahannya sungguh megah. Semua kawan-kawan dan keluarga mereka hadir menyaksikan dan menikmati hari yang berbahagia tersebut. Suatu acara yang luar biasa dan sungguh mengesankan. Mempelai wanita begitu cantik dan anggun dalam gaun putihnya dan pengantin lelaki dengan tuxedo hitam yang gagah. Setiap pasang mata yang memandang setuju mengatakan bahawa mereka sungguh-sungguh saling menyintai dan sepadan.*

*Beberapa bulan kemudian, si suami berkata kepada isterinya:* *"Sayang, abang baru membaca sebuah artikel dalam majalah tentang bagaimana memperkuatkan hubungan dan tali pernikahan kita", katanya sambil menunjukkan majalah tersebut. *


*"Masing-masing kita akan mencatatkan hal-hal yang kurang kita sukai dari pasangan kita. Kemudian, kita akan membahas bagaimana kita mengubah hal-hal tersebut dan membuatkan perkahwinan kita bersama lebih bahagia …".*

*Isterinya setuju dan mereka mula memikirkan hal-hal dari pasangannya yang tidak mereka sukai dan berjanji tidak akan tersinggung ketika pasangannya mencatat hal-hal yang kurang baik kerana ia adalah untuk kebaikan mereka bersama. Malam itu mereka sepakat untuk berpisah tidur dan mencatat apa yang terlintas dalam benak mereka masing-masing. * *Esok pagi ketika sarapan, mereka sedia membincangkannya. *

*"Abang akan mulai dulu ya", kata suami. Ia lalu mengeluarkan senarainya. Banyak sekali yang ditulisnya, sekitar 2 muka surat … Ketika ia mulai membacakan satu persatu hal yang tidak dia sukai mengenai diri isterinya, ia memperhatikan bahawa airmata isterinya mulai mengalir …*

*"Maaf, apakah abang harus berhenti ?" tanyanya.* *"Oh tidak, teruskan …" jawab isterinya.* *Lalu si suami melanjutkan membacakan semua yang tersenarai, lalu kembali melipat kertasnya dengan manis di atas meja dan berkata dengan bahagia,*

*"Sekarang giliran sayang pula membacakan senaraimu".* *Dengan suara perlahan isterinya berkata,* *"aku tidak mencatat sesuatupun di atas kertasku. Aku berfikir bahawa abang sudah sempurna, dan aku tidak ingin mengubah akan dirimu. Abang adalah dirimu sendiri. Abang kacak dan baik di sisiku. Tiada satupun daripada peribadimu yang kudapati kurang …"*

*Si suami tersentak dan tersentuh hatinya oleh pernyataan dan ungkapan cinta serta isi hati isterinya … bahawa isterinya menerima dirinya seadanya.* *Dia kemudian tertunduk dan menangis …*

~salam kasih sayang..
.....................
nota kasih:
SeBeLuM KiTa MeNcArI KeKuRaNgAn OrAnG LaIn..CaRiLaH KeKuRaNgAn DiRi SeNdIrI..AdAkAh KiTa CuKuP SEMPURNA UnTuK DiBaNdInGkAn DeNgAn OrAnG LaIn?* **

Sunday, May 2, 2010

Kepedihan hati...



Seorang pemuda itu menangis. Air matanya mengalir begitu saja. Kekasihnya yang dicintainya telah pergi untuk selama. Di dalam masjid sujudnya begitu lama. Selesai sholat, saya mengantarkan pulang ke rumahnya. 'Hati saya terasa lega Mas Agus Syafii, setelah saya bisa menangis sewaktu sholat tadi.' ucapnya pada saya. Saya mengangguk mengerti apa yang dirasakannya. Kepedihan di dalam hati yang begitu terasa perih.

Ketika air mata itu mengalir tak terasa. Menetes begitu saja membasahi pipi dan hati terasa perih bagai disayat disaat ditimpa kesedihan. Sifat fitrah kita sebagai manusia apabila ditekan dalam batas ambang yang melebihi kemampuan dirinya akan menjadi kepedihan. Kepedihan inilah yang membuat air mata kita menjadi mengalir tak terasa.

Kepedihan adalah karunia Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Setiap orang selalu pernah mengalami kepedihan hati. laki-laki atau perempuan, orang kaya atau orang miskin tidak akan mampu menahan isak tangis jika ditimpa kepedihan hati. Hati kita mengendalikan seluruh tubuh kita, Bila hati damai maka tubuh kita merasa nyaman. Bila hati sedang kesal, dada terasa sesak. Bila hati sedang perih, air mata menjadi mengalir tanpa terasa.

Itulah sebabnya menangis bertanda bahwa kita memiliki hati yang peka. Hati yang mampu merasakan kenikmatan dan karunia Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Bahkan menangis akan menjadikan ringan beban di dalam dada. Dengan menangis, semua penderitaan, semua yang menyesakkan seolah terangkat dari dada kita. Menangislah dan keluarkan beban yang menumpuk dalam dada kita. Menangislah dihadapan Allah Yang Maha pengasih dan Maha Penyayang. Keluarkanlah segala keluh kesah kita dihadapanNya dengan air mata yang mengalir.

Begitu air mata itu telah mengering. tangisan sudah selesai. Sujud sudah berlalu. Sekarang rasakan betapa nikmatnya dalam kesendirian. Menimbulkan rasa ketenangan di dalam hati dan tentunya hal itu menjadi lebih baik. Itulah nikmatnya kita sebagai seorang mukmin justru menjadikan diri kita menjadi kuat, bukan malah melemah. Sebagaimana firman Allah Subhanahu Wa Ta'ala.

'Janganlah engkau bersikap lemah dan janganlah pula engkau bersedih hati. Padahal engkaulah orang-orang yang paling tinggi derajatnya. Jika engkau orang-orang yang beriman.' (Surah. ali-Imran : 139).

Setiap air mata yang telah mengalir ketika hati kita terasa pedih, tentunya Allah Subhanahu Wa Ta'ala menggantikannya dengan kebahagiaan dan ditinggikan derajat kita menjadi lebih baik asalkan kita bersabar dan tawakal menerima apa yang telah menjadi kehendakNya.

'Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah, Niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. '(Surah Ath-Thalaq 2-3).

Wassalam,

sumber asal:pak agussyafii:

Monday, April 5, 2010

Peringatan pabila bersahabat...


Assalammualaikum...

Doa ku untuk mu...

dengan nama Allah Yg Maha Pengasih dan Penyayang..



Ya Allah ...
Panjangkanlah umur sahabatku. Kurniakanlah kesihatan yang baik padanya,
terangi hatinya dengan nur pancaran iman. Tetapkanlah hatinya, perluaskanlah rezekinya, dekatkanlah hatinya kepada kebaikan,
jauhkanlah hatinya pada kejahatan, tunaikanlah hajatnya baik hajat dalam agama,dunia dan akhirat .....

Ya Muhaimin ...
Jika dia jatuh hati izinkanlah dia menyentuh hati seseorang yang hatinya tertaut pada-Mu agar tidak terjatuh dia dalam jurang cinta nafsu .....
Jagalah hatinya agar tidak berpaling daripada melabuhkan hatinya pada hati-Mu.

Jika dia rindu, rindukanlah dia pada seseorang yang merindui syahid di jalan-Mu.

Ya Allah ...
Jangan biarkan sahabatku tertatih dan terjatuh dalam perjalanan panjang
menyeru manusia kejalan-Mu.. jika kau halalkan aku merindui sahabatku,
janganlah aku melampaui batas sehingga melupakan daku pada cinta hakiki,
rindu abadi dan kasih sejati hanya untuk-Mu.


Ya Allah ...
kurniakanlah sahabatku kesenangan, ketenangan, kecemerlangan dan hidayah dari-Mu dalam menempuh cabaran serta liku-liku hidup di dunia dan di akhirat kelak ... insya-Allah

- yg baik dr ALLAH S.W.T dan yg buruk dr diri sendiri , AMIN...-

()"" ' )
( ,'o' )") Al Nakhai’i
(,,)(")(") "
Mengenali seseorang itu kadangkala membuatkan kita ketawa. Mengenali seseorang itu juga kadangkala membuatkan kita mengalir airmata. Sesungguhnya, mengenali seseorang itu mampu memberi kita sejuta rasa... marah, sedih, gembira, sayang dan rindu. Tapi sedahkah kita? Mengenali seseorang itu sebenarnya adalah satu ANUGERAH... Biarpun hadirnya hanya seketika dan sekadar teman sementara... Bersyukurlah dengan kehadirannya kerana barangkali, melaluinya kita mengerti apa itu erti PERSAHABATAN...


~salam sayang.

.........................


Sunday, March 21, 2010

Benarkah cinta...


Setiap insan memiliki hati dan setiap hati itu memiliki cinta. Hati adalah tempat bersemayamnya cinta dan bersemayamnya cinta di hati itu menjadikan kita sebagai insan. Begitulah eratnya antara Insan, Hati & Cinta. Tidak dapat dan tidak mungkin dapat dipisahkan.

Saya sering ditanya “Berdosakah apabila jatuh cinta pada seseorang?”. “Alhamdulillah kamu adalah manusia normal” Itulah kebiasaannya respon pertama saya.

Hati kita memang mudah jatuh cinta dan mudah pula membenci. Bahkan kadang-kadang kita sangat cintakan seseorang kemudian dialah pulalah yang paling kita benci. Kecintaan kadang-kadang menjadikan kita seperti lembu yang dicucuk hidung hingga boleh diseret kemana-mana sahaja walaupun ke lembah kehinaan dan kotor. Tetapi cinta juga boleh mengangkat kita tinggi bahkan lebih tinggi dan mulia dari malaikat.

Itulah cinta, penuh dengan keajaiban. Islam tidak pernah melarang kita untuk jatuh cinta atau dicintai. Bahkan Islam tidak pernah menggambarkan cinta itu hina dan keji sehinggalah cinta itu sendiri dikuasai nafsu dan diukur dengan nilai-nilai cetek dan sementara tanpa dihubungkan dengan nilai Iman dan kehidupan Akhirat yang kekal abadi.

Bukankah cinta itu suci, sesuci embun pagi. Bukankah cinta itu mulia dan tinggi. Bukankah cinta itu datang dari kebersihan hati lalu melahirkan kemuliaan budi, kasih dan kepekaan jiwa.

Benarkah itu cinta, Kalau kita semakin keji dan hina? Benarkah itu cinta, kalau kita semakin bodoh dan lupa kemuliaan diri? Benarkah itu cinta, kalau kehidupan kita hilang pedoman hingga akhirnya kita terdampar dipantai maksiat? Benarkah itu cinta, kalau kita lupa diri hingga tercampak kelembah yang hina dina? Benarkah cinta menjadikan kita bodoh, hina, keji dan lupa diri? Benarkah cinta yang menjadikan hati kita hitam dan kotor hingga diri kita tidak lagi ’suci’? Benarkah cinta yang menjadikan kita sesat dalam kehidupan? Benarkah cinta yang menjadikan kita lupa dari mana kita datang, untuk apa didatangkan dan kemana akhirnya kehidupan?


Benarkah itu cinta
Atau nafsu yang menggoda
Atau syaithan yang memperdaya
Atau Iman yang yang semakin kehilangan Nyala

Benarkah itu cinta
Atau kejahilan yang menguasai
Atau dunia yang memperdaya diri
Atau kita yang buta dan lupa

Buta terhadap kebenaran dan Iman
Buta terhadap kemuliaan dan ketinggian
Lupa terhadap syaithan yang penuh kebencian
lupa terhadap nafsu yang memperdayakan insan

Bukankah semua kita inginkan kemuliaan
Bukankah semua kita mencari kebahagiaan
Bukankah semua kita mencari ‘jalan pulang’

Kenapa kehinaan yang datang
Kenapa tiada lagi damai dan ketenangan
Kenapa kita tersesat di pertengahan jalan
Kenapa kita terlupa ‘jalan pulang’

Benarkah itu cinta?
Atau kita yang diperdaya
Kehinaan di hias hingga mempersonakan
Kesementaraan dinampakkan kekal
Segala yang busuk terbau harum
Segala yang keji ternampak indah



Benarkah itu cinta? Untuk menjawab persoalan ini memerlukan jiwa yang bersih dan iman yang benar bukan nafsu dan kejahilan. Cuba kita hitung dengan kebenaran, berapa ramai yang tewas dalam pelukan cinta sedangkan semalamnya dia adalah lelaki atau wanita mulia. Cuba kita tanyakan iman kita berapa ramai yang mendirikan rumahtangga atas dasar ‘cinta pertama’ dan berapa ramai yang mampu mempertahankan mahligai cinta itu hingga keakhir hayat mereka. Cuba kita buka mata hati kita dan kita lihat dunia cinta ini dengan ilmu, iman, kebenaran dan kesedaran.

Ya, benar cinta itu membahagiakan bukan memperdayakan. Kita tidak inginkan kebahagiaan yang bersifat sementara dan kebahagiaan sementara ini tak lebih dari ‘kosmetik’ sahaja. kita perlukan cinta bukan ‘kosmetik cinta’. Kita perlukan cinta kerana kita perlukan kebahagiaan bukan kerana cinta itu sendiri.

Jadi kalau ada orang yang sedang bercinta saya mohon ‘teruskan percintaan anda’. Cinta itu tenang dan membahagiakan. Cinta itu menjadikan kita mulia dan tinggi. Mulia dan tinggi disisi Ar Rahman dan Ar Rahim sumber dan simbol cinta hakiki.

Kalau ada yang masih belum jatuh cinta. Ayuh, carilah cinta anda kerana ianya menghidupkan hati, membuka mata dan memimpin jiwa.



Rasulullah SAW memulakan dakwahnya dengan cinta, mendokong dakwahnya berbekalkan cinta dan meninggalkan dunia ini dengan mewariskan cinta. Cinta baginda kepada Allah Ar Rahman sehingga seluruh kehidupan ini hanya untukNya. Cinta itulah yang telah memuliakan generasi pertama yang selama ini hidup dalam kebencian, teraba-raba dalam kegelapan lalu jatuh ke lembah nista dan hina. Cinta lalu hadir bersama cahaya hingga hati-hati mereka kembali hidup dan segar, keimanan berputik dan membuahkan bunga-bunga cinta lalu bunga-bunga cinta itulah yang kita perlukan kini. Untuk kita hidup dengan rasa persaudaraan, untuk kita bina rumahtangga di atas dasar iman dan untuk kita membangunkan masyarakat yang menghayati keimanan.

Bunga-bunga cinta itulah yang telah menyelamatkan generasi pertama dari kebinasaan jiwa, menyelamatkan wanitanya dari diperdagangkan lalu menjadikan mereka isteri-isteri yang mulia dan ibu-ibu yang dicintai. Lalu lahirlah generasi yang mewarisi haruman bunga cinta itu.

Kalau anda sedang asyik dalam percintaan, teruskan itulah kenikmatan hidup tetapi tanyakan pada diri anda…benarkah itu cinta?

.................
nota kasih:
catatan ini kasih kutip dari laman ni..
haluankelantan semoga ada kebaikan dan manfaatnya ia berada di sini..semoga cinta anda menjadikan anda lebih bersemangat untuk mengenali dan mencintai Allah s.w.t. Kerana bila ada rasa cinta itu...sudah pasti kita keinginan untuk mengenali lebih, untuk berbicara, untuk berada dekatNya, kerana nikmat cinta itu sentiasa membara...!!!

Saturday, November 28, 2009

Kisah Cinta Seorang Suami

Kisah Cinta Seorang Suami

Artikel cinta ini berdasarkan kisah yang benar.
Dilihat dari usia beliau sudah tidak muda lagi, usia yang sudah senja bahkan sudah mendekati malam. Masa Pak Suyatno, 58 tahun ke sehariannya diisi dengan merawat isterinya yang sakit. isterinya juga sudah tua. Mereka berkahwin sudah lebih 32 tahun.

Mereka dikurniakan 4 orang anak .......di sinilah awal cubaan menerpa, setelah isterinya melahirkan anak ke empat ..........
tiba-tiba kakinya lumpuh dan tidak boleh digerakkan. Hal itu terjadi selama dua tahun.

Menginjak tahun ke tiga seluruh tubuhnya menjadi lemah bahkan terasa tidak bertulang lidahnyapun sudah tidak mampu digerakkan lagi.

Setiap hari Pak Suyatno memandikan, membersihkan kotoran, menyuapkan, dan mengangkat isterinya ke atas tempat tidur.
Sebelum berangkat ke tempat kerja dia meletakkan isterinya di hadapan TV supaya isterinya tidak berasa kesunyian.

Walau isterinya tidak dapat bercakap, tapi dia selalu melihat isterinya tersenyum, dan Pak Suyatno masih berasa beruntung kerana tempat kerjanya tidak begitu jauh dari rumahnya, sehingga siang hari dia boleh pulang ke rumah untuk menyuapi isterinya makan. Petangnya dia pulang memandikan isterinya, mengganti pakaian, dan selepas maghrib dia temankan isterinya menonton tv sambil bercerita apa sahaja yang dia alami seharian.

Walaupun isterinya hanya mampu memandang (tidak mampu memberikan respons ), Pak Suyatno sudah cukup senang bahkan dia selalu menggoda dan bergurau dengan isterinya setiap kali menjelang tidur.

Rutin ini dilakukan Pak Suyatno lebih kurang 25 tahun. Dengan sabar dia merawat isterinya bahkan sambil membesarkan ke empat buah hati mereka, sekarang anak-anak mereka sudah dewasa tinggal si bungsu yang masih kuliah.

Pada suatu hari ke empat anak Suyatno berkumpul di rumah orang tua mereka sambil menjenguk ibunya. Kerana setelah menikah mereka tinggal dengan keluarga masing-masing.

Dan Pak Suyatno tetap merawat ibu kepada anak-anaknya, dan yang dia inginkan hanya satu: semua anaknya berjaya.

Dengan kalimat yang cukup hati-hati anak yang sulung berkata : "Pak kami ingin sekali merawat ibu ... Semenjak kami kecil kami melihat bapak merawat ibu dan tidak ada sedikit pun keluhan keluar dari bibir bapak, bahkan bapak tidak izinkan kami menjaga ibu."

Dengan air mata berlinang anak itu melanjutkan kata-katanya .........

"Sudah yang kali keempat kami mengizinkan bapak menikah lagi, kami rasa ibupun akan mengizinkannya. Bila papak akan menikmati masa tua bapak dengan berkorban seperti ini .....
kami sudah tidak sampai hati melihat bapak begini... kami berjanji akan merawat ibu dengan sebaik-baiknya secara bergantian," ujar anaknya yang sulung merayu.

Pak Suyatno menjawab hal yang sama sekali tidak didugaoleh anak-anaknya.

"Anak-anakku. .... jikalau hidup di dunia ini hanya untuk nafsu.... mungkin bapak akan berkahwin lagi.... tapi ketahuilah dengan adanya ibu kalian di sampingku... . itu sudah lebih dari cukup. Dia telah melahirkan kalian...."
Sejenak kerongkongannya tersekat..." Kalian yang selalu kurindukan hadir di dunia ini dengan penuh cinta
yang tidak dapat dinilai dengan apapun.Cuba kalian tanya ibumu apakah dia menginginkan keadaannya seperti Ini ?

Kalian menginginkan bapak bahagia .... Apakah batin bapak dapat bahagia meninggalkan ibumu dalam keadaannya seperti sekarang ?

Kalian menginginkan bapak yang masih diberi Allah kesihatan yang baik dirawat oleh orang lain .......bagaimana dengan ibumu yg masih sakit ?

Sejenak meledaklah tangis anak-anak pak Suyatno...Merekapun melihat butiran-butiran kecil jatuh di pelupuk mata ibunya... Dengan pilu ditatapnya mata suami yang sangat dicintainya itu...

Sampailah akhirnya Pak Suyatno diundang oleh salah satu stesen TV swasta untuk menjadi panel jemputan acara Bimbingan Rohani Selepas subuh dan juru acara pun mengajukan pertanyaan kepada pak suyatno...

Kenapa bapak mampu bertahan selama 25 tahun merawat Isteri yang sudah tidak mampu berbuat apa-apa?

Ketika itu pak Suyatno pun menangis.... tamu yang hadir di studio yang kebanyakan kaum ibu pun tidak mampu menahan haru...

Disitulah Pak Suyatno bercerita... Jika manusia didunia ini mengagungkan sebuah cinta tapi dia tidak mencintai kerana Allah maka semuanya akan luntur...

Saya memilih isteri saya menjadi pendamping hidup saya .......Sewaktu dia sihat diapun dengan sabar merawat saya... Mencintai saya dengan sepenuh hati zahir dan batinnya bukan dengan mata kepala semata-mata. .. dan dia memberi saya 4 orang anak yang lucu dan baik-baik...

Sekarang dia sakit berkorban untuk saya kerana Allah... Dan itu merupakan ujian bagi saya.

Sihat pun belum tentu saya mencari penggantinya. .. apalagi dia sakit ... Setiap malam saya bersujud dan menangis dan saya mengadu kepada Allah di atas sajadah supaya meringankan penderitaan isteri saya.

Dan saya yakin hanya kepada Allah tempat saya mengadukan rahsia dan segala kesukaran saya...kerana DIA maha Mendengar... .

Adakah anda sanggup berkorban sebegini demi cinta?

..............
Sumber: email sahabat SIM

Madah p'rindu dari Bukit Perindu.


SALAM KASIH SAYANG...
"jangan marah kalau aku membuat sesuatu yang aku suka. Izinkan apa yang aku ambil dan aku paparkan di sini, kerana ia jua menenangkan jiwa lara.." ~ruhiabidin'09



"coretan di bawah sekadar penyeri blog, dan kesukaan hamba mengumpul kata-kata indah.." ~ruhiabidin'09

..................................



“… lihat… mentari senja yang sedang bersinar… suram… kegelapan malam kan tiba… awak.. saya tidak takutkan gelapnya malam.. unggas akan menyanyi… saya tak akan sunyi.. sungguh…” p'rindu



“… kenapa engkau masih memaksa diri… pada sunyi kenapa kau nafikan.. pada kepiluan mengapa engkau sembunyikan… kau… masih bertahan sehingga kini.. dan aku … hanya disini… hanya mampu memerhati dirimu… yang penuh kesunyian..” p'rindu



“… melihat engkau menanti sendirian dibawah pohonan rindu itu… membuat hati merasa sayu… ingin ku dekatimu dan memimpin kamu melangkah kehadapan…” p'rindu



“… masa tidak pernah menanti… tapi aku tetap dibawah pohonan ini menantikan dia kembali memimpin tangan ini… biarpun aku sedar dia tak mungkin kembali”p'rindu



“… tiada pernah aku terlupa pada perjanjian itu…”p'rindu



“… alangkah bahagianya diri… andai cintamu milikku…” p'rindu



“Terlihat bayang dicelahan pepohon… engkaukah itu yang sedang menanti cintamu?” p'rindu



“…diangin lalu kutitip rinduku … biarpun kita tiada mungkin kan bersatu…” p'rindu



“Maaf bilamana rindu yang menggila didalam hati ini seakan tidak tertahan… padaMU ku memohon redakanlah ia atas ehsanmu…”p'rindu



“…terdengar jelas di hati ini… satu tangisan kerinduan.. siapakah yang sedang merindui.. siapakah yang sedang meratap pilu lagu rindu… sungguh… seolah ia menyentuh hati ini…” Uwais Al Qarni



“dan orang-orang yang menahan amarahnya” surah Al Imran: 134

“dan apabila mereka marah mereka memberi ampun” surah Asy-Syura: 37



“Dan sesungguhnya Allah adalah Pemberi petunjuk bagi orang-orang yang beriman kepada jalan yang lurus” Surah Al-Hajj:54



“Dan dua orang yang saling mencinta kerana Allah, berkumpul KeranaNya dan berpisah keranaNya” Hadis Nabi



“kau harus berhenti… dari terus menyalahkan diri sendiri… kau harus bangkit… kau harus biarkan ia pergi…”



“… cuba nyatakan padaku.. sejauh mana kau mengenali diriku.. sejauh mana kau mengerti hidupku ini… dan jangan sesekali kau berbicara… andai kau tiada pernah berada dalam situasi itu… dan membuang sesuatu yang sebahagian dari hidupku? Ia umpama membunuh diri ini….” p'rindu



“… ajariku rahasia rindu itu… ajari aku bagaimanakah caranya tuk menyatakan rindu padamu…. sungguh rindu ini tiada terucap… tiada terungkap”



biarkan jasad ini melebur seperti cairnya salju musim bunga
biarkan angin meniup segalanya agar rindu kan kesampaian
agar kan berakhir sebuah pencarian agar bertemu kau pemilik kalbuku



katakan padaku telahkah sampai rindu itu
tika mentari sore terbenam tika gelap malam munculkan diri tika sunyi menyentuh rasa
katakan padaku telahkah rindu itu diketahui
telahkah rindu itu dimiliki kerna rindu yang terwujud dihati tiada tanda akan berakhir
kerna rinduku hanya untukMu rindu itu tak pernah berakhir..
ia ada dan sentiasa ada seumpama udara yang ku hela..


Sayang...mengapa rindu itu masih bertamu, mengapa rindu itu tidak pernah serik, mengapa rindu itu tidak pernah berakhir...~tintakasih.

Sayang...dalam diam aku berbisik,
wahai Allah...
andai baik bagiku, bagi keluargaku bagi agamaku..
Engkau buangkanlah rasa cinta yang bersarang di hatiku, rasa cinta yang menyala di hati ku terhadapnya.. agar aku tidak perit lagi, agar aku kembali kepada realiti hidupku yang lebih bermakna....~tintakasih.

sayang... aku lepaskan kamu untuk terbang... terbanglah ke awanan, ke mana saja mau mu, aku senang melihat kamu bahagia, aku ingin melihat kamu sihat dan selamat...

sayang... aku serahkan kamu pada PENCIPTA kamu, DIAlah Tuhan yang wajib disembah dan memohon pertolongan, Dialah yang berhak menjaga kamu, aku tak berdaya lagi,
Sungguh jika ALLAH yang menjaganya... aku tak pernah KEHILANGAN sebenarnya. Semoga kamu selamat dan tenang senantiasa,, sayang..kasihanda.. selamat tinggal selamanya...

usah fikirkan tentang aku, kerana jiwa ragaku telah ku serahkan pada TUHANku, Tuhan yang mencipta aku, ruh dan jasadku, Tuhan yang memegang hati dan membolak balikkan hatiku, Tuhan yang memberi hayat padaku dan mencabut nyawaku. ya Allah ya manan ya karim ya Allah....

Ya sayang... sesungguhnya kita... sedang membawa kematian,
kita sedang menuju kematian,
kita sedang menunggu kematian itu entah akan datang pagi atau petang. semoga kita bersedia menyambutnya dengan tenang. amin ya Allah.
salam kasih sayang daripada hamba.~tintakasih.



"


RINDU KASIH
“… sesekali kenangan datang menyapa… pada hari-hari yang telah berlalu… ada rindu disemilir lalu!” Perindu


“…dan aku harus belajar melepaskan semalam,
belajar memulakan kehidupan… bukankah diakhir ribut yang
mengganas pastikan wujud sinar membawa harapan?…”

Walaupun gelap malam tetapi aku percaya akan hadir siang,
mentari tetap menerangi.., atas RAHMAT KASIH ILAHI,
hidupan memulakan aktiviti dalam takdir Ilahi..

Pernahkah kita memikiri kita di sini pada satu tempoh dan kita semua akan kembali...persiapkanlah diri untuk
menghadapi MATI, kerana mati itu pasti, mati itu sakit,
mati itu seorang diri, mati itu sentiasa mengekori...dan mati itu
semakin hampir..!!!

About Me

My photo

" Dunia kasihsayang, dalam kasih2u, kasih4u, kasihanda,kasihdihati selamanya, kasihkuabadi"~ruhi

SALAM KASIH SAYANG

"UKHWAH yang dibina ANTARA KITA ini, biarlah seperti SEUTAS TASBIH. ADA AWAL tetapi TIADA PENGHUJUNGNYA. DICIPTA untuk MENGINGATI ALLAH. DIBAHAGI untuk CINTANYA. DIRATIB demi REDHA ALLAH..

KOLEKSI PERINDUBULAN